A. HALAMAN JUDUL Halaman judul memuat : judul, jenis laporan, lambang Perguruan Tinggi, nama dan NIM, nama jurusan, nama program studi, nama perguruan tinggi dan tahun pengajuan. Judul Usulan Penelitian : Judul hendaknya dibuat singkat dan jelas, menggambarkan konsep dan topik dari penelitian dan menggambarkan adanya keterkaitan antara variable, lokasi penelitian dan tahun penelitian. Diketik dengan menggunakan huruf kapital, tidak boleh disingkat dan format ketikan dalam bentuk piramida terbalik ( V ). Jenis Laporan : Jenis laporan adalah usulan penelitian. Lambang Institusi Perguruan Tinggi Nama mahasiswa dan NIM Nama Jurusan Nama Program Studi Nama Perguruan Tinggi Tahun Pengajuan : Tahun pengajuan adalah tahun dimana usulan penelitian tersebut diajukan B. HALAMAN PERSETUJUAN Halaman persetujuan memuat : judul usulan penelitian, persetujuan dosen pembimbing beserta tanda tangan dan waktu persetujuan C. DAFTAR ISI Daftar Isi merupakan daftar yang menunjukkan isi bagian-bagian dalam skripsi maupun sub-sub bagiannya beserta nomor halamannya. D. ISI Dibagian isi terdiri dari beberapa bab dan dari beberapa bab tersebut masih terdapat beberapa sub bab. BAB I. PENDAHULUAN 1. Latar Belakang Masalah Latar belakang memuat: gambaran tema permasalahan di lokasi penelitian yang akan dibahas dan berkaitan dengan penelitian yang akan dijalankan, diuraikan dari masalah yang luas ke arah masalah yang khusus. Oleh karena itu diperlukan data studi awal di lokasi tempat penelitian. Ada 4 kriteria latar belakang yang baik: Adanya “seriousness of problem”, Adanya “sense of urgency” ( masalah yang harus segera ditangani Adanya “political will” (kebijaksanaan dari organisasi atau politis Adanya “manage – ability” ( direkomendasikan oleh pihak manajemen ). Latar belakang ini juga harus mampu menjawab pertanyaan “mengapa memilih topik tersebut” 2. Perumusan Masalah Perumusan masalah dirumuskan dalam bentuk kalimat tanya yang tegas dan jelas, serta menggambarkan arah hubungan antar dua variabel atau lebih. Misalnya adakah, apakah, bagaimanakah, dan lainnya. 3. Batasan Masalah Batasan masalah adalah pembatasan ruang lingkup yang dilakukan dalam penelitian, dimana pembatasan tersebut meliputi: tema/topik, area atau wilayah yang diteliti, sumber informasi, lokasi penelitian serta waktu penelitian 4. Tujuan Penelitian Tujuan penelitian meliputi : a. Tujuan Umum ; Meliputi tujuan yang akan dicapai secara menyeluruh yang dapat menjawab tema / judul penelitian b. Tujuan Khusus ; Meliputi jabaran atau rincian dari tujuan umum secara operasional sesuai dengan perumusan dan pembatasan masalah. Tujuan khusus akan menggambarkan hasil dan pembahasan yang akan diperoleh dari penelitian ini. 5. Manfaat Penelitian Manfaat penelitian meliputi: 1) manfaat bagi pengguna (user), 2) pengembangan keilmuan dan 3) bagi peneliti, sehingga scara khusus hasil penelitian memberikan masukan bagi si peneliti, masyarakat, instansi terkait dan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta diharapkan dapat dijadikan pertimbangan sebuah kebijakan 6. Keaslian Penelitian Keaslian penelitian mencerminkan kemampuan mahasiswa untuk menelusuri dan mengidentifikasi penelitian terdahulu yang relevan dengan topik penelitian yang dilakukannya.Setiap penelitian dilakukan dalam konteks lingkungan yang berbeda dengan penelitian-penelitian sebelumnya, sekalipun penelitian tersebut merupakan replikasi penelitian sebelumnya. Pernyataan tentang keaslian penelitian meliputi identifikasi persamaan penelitian sebelumnya yang sangat relevan dan perbedaannya dengan penelitian yang akan dilakukannya. Perbedaan dan persamaan penelitian dengan penelitian terdahulu dapat meliputi : kerangka teori, penerapan teori dalam situasi spesifik atau populasi khusus atau generalisasi teori pada populasi yamg lebih luas, kerangka konsep, rancangan penelitian, instrument penelitian, dan teknik analisis atau pemodelan data. Penyajiannya dapat dalam bentuk matriks persamaan dan perbedaan penelitian sebelunya. BAB II. TINJAUAN PUSTAKA Tinjauan pustaka merupakan penelusuran kepustakaan untuk mengidentifikasi makalah dan buku yang bermanfaat dan ada hubungannya dengan penelitian yang dilakukan serta merujuk pada semua hasil penelitian terdahulu pada bidang tersebut. Tinjauan pustaka disusun berdasarkan tujuan penelitian, pertanyaan penelitian dan masalah yang akan dipecahkan. Sumber yang dipakai dalam tinjauan pustaka harus disebutkan dengan mencantumkan nama penulis dan tahun terbit dengan model Vancouver. Format penyajiannya dimulai tinjuan teori untuk variabel independen, variabel dependen dan keterkaitan antar variabel yang diteliti dengan mengacu pada penelitian sebelumnya. a. Landasan Teori Landasan teori menguraikan kerangka teori yang merujuk pada referensi berbagai ahli tertentu maupun berbagai teori-teori yang ada yang nantinya akan mendasari hasil dan pembahasan secara detail, dapat berupa definisi-definisi atau model matematis yang langsung berkaitan dengan tema atau masalah yang diteliti. Teori-teori yang dirujuk harus mengacu pada variabel-variabel yang diteliti. Dimulai dari penjelasan tema, variabel independen dan variabel dependennya atau faktor-faktor yang diteliti serta dijelaskan teori-teori tersebut untuk mendukung hipotesis yang akan diajukan. b. Kerangka Teori Kerangka teori terdiri dari teori-teori atau isu-isu dimana penelitian kita terlibat di dalamnya dan memberikan panduan pada saat peneliti membaca pustaka.Kerangka teori tidak dapat dikembangkan kalau peneliti belum mempelajari pustaka dan sebaliknya kalau peneliti belum mempunyai kerangka teori maka peneliti tidak akan dapat membaca pustaka dengan efektif. c. Kerangka Konsep Penelitian Kerangka konsep penelitian merupakan operasionalisasi keterkaitan antar variabel-variabel yang berasal dari kerangka teori dan biasanya berkonsentrasi pada satu bagian dari kerangka teori. Kerangka konsep menggambarkan aspek-aspek yang telah dipilih dari kerangka teori untuk dijadikan dasar masalah penelitiannya. Jadi kerangka konsep timbul dari kerangka teori dan berhubungan dengan masalah penelitian yang spesifik. d. Hipotesis Hipotesis memuat : pernyataan singkat yang disimpulkan dari landasan teori atau tinjauan pustaka dan merupakan jawaban sementara terhadap masalah yang dihadapi. Hipotesis tidak selalu harus ada tergantung pada jenis dan tujuan penelitian. Oleh karena itu hipotesis harus diuji kebenarannya dan pengujiaannya harus mendasarkan pada kaidah-kaidah keilmuan (scientific methods) yang dapat dipertanggungjawabkan. Ciri-ciri hipotesis yaitu : Dinyatakan dalam bentuk pernyataan (statement) bukan kalimat tanya Hipotesis hendaknya berkaitan dengan bidang ilmu yang akan diteliti Hipotesis harus dapat diuji yaitu terdiri dari variable yang dapat diukur dan dapat dibanding-bandingkan sehingga diperoleh hasil yang obyektif Hipotesis hendaknya sederhana dan terbatas ( tidak menimbulkan perbedaan pengertian dan tidak terlalu luas sifatnya ) BAB III. METODE PENELITIAN Metode penelitian memuat : jenis penelitian, populasi dan sample penelitian, lokasi dan waktu penelitian, hubungan variable dan definisi operasional, instrumen penelitian, pengumpulan dan pengolahan data, metode analisis data dan keterbatasan a. Jenis Penelitian Berisi langkah-langkah yang akan diambil untuk membuktikan kebenaran hipotesis. b. Populasi dan Sample Berisi cara pengambilan sample, besar sample, cara pengumpulan sample, teknik penarikan sample. Populasi adalah keseluruhan subyek penelitian atau wilayah generalisasi yang terdiri dari subyek maupun obyek yang mempunyai kuantitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan ditarik kesimpulan. Populasi bukan hanya orang, tetapi semua benda yang memiliki sifat atau cirri yang bisa diteliti. Sampel adalah sebagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi tersebut c. Lokasi dan Waktu Penelitian Berisi mengenai tempat / lokasi penelitian beserta waktu yang dipergunakan melakukan penelitian d. Variabel Berisi keterangan tentang variable atau factor yang diamati atau diteliti dalam suatu penelitian e. Definisi Operasional Menjelaskan bagaimana suatu variable akan diukur serta alat ukur apa yang digunakan untuk mengukurnya. Definisi ini mempunyai implikasi praktis dalam proses pengumpulan data. Definisi operasional mendiskripsikan variable sehingga bersifat spesifik (tidak berintegrasi ganda), terukur, menunjukkan sifat atau macam variable sesuai dengan tingkat pengukurannya dan menunjukkan kedudukan variable dalam kerangka teoritis. f. Teknik Pengumpulan Data Berisi cara pengumpulan data yang dapat berupa data primer maupun data sekunder. Berdasarkan caranya pengumpulan data dapat berupa observasi, wawancara langsung, angket, pengukuran / pemeriksanaan g. Instrument Penelitian Instrument ( alat ukur ) penelitian dapat berupa kuesioner, cek list yang digunakan sebagai pedoman observasi dan wawancara atau angket h. Teknik Pengolahan Data Berisi cara pengolahan data yang akan dilakukan peneliti sehingga data hasil penelitian dapat menjadi informasi yang dapat digunakan untuk mengambil kesimpulan penelitian i. Metode Analisis Data Metode analisa data menjelaskan bagaimana seorang peneliti mengubah data hasil penelitian menjadi informasi yang dapat digunakan untuk mengambil kesimpulan penelitian. Kegiatan analisa data ini meliputi : persiapan, tabulasi dan aplikasi data. Pada tahap analisa data inidapat menggunakan uji statistik jika memang data dlam penelitian tersebut harus diuji dengan uji statistik j. Keterbatasan Dalam setiap penelitian pasti mempunyai kelemahan-kelemahan dimana kelemahan tersebut ditulis dalam keterbatasan. Dalam bab ini disajikan keterbatasan peneliti secara teknis yang mungkin mempunyai dampak secara metodologis maupun substantif, seperti : keterbatasan pengambilan sampel, keterbatasan jumlah sampel, keterbatasan instrumen penelitian, keterbatasan waktu dan sebagainya E. DAFTAR PUSTAKA Daftar Pustaka merupakan keterangan tentang bacaan yang dijadikan sebagai bahan rujukan dari penulisan skripsi. Dalam daftar pustaka dapat dimasukkan tentang pustaka dari buku teks, jurnal, artikel, internet atau kumpulan karangan lain. F. LAMPIRAN Lampiran memuat : keterangan atau informasi yang diperlukan pada pelaksanaan penelitian seperti : peta, surat penelitian, kuesioner, atau data lain yang sifatnya melengkapi usulan atau proposal penelitian. Read more: CONTOH PROPOSAL : Contoh Proposal Penelitian Terbaru
LAPORAN KPST JHD Sahabat, izinkan aku bercerita ilmiah di sini... Inilah hasil karyaku sejak 2 Juli 2007 sampai detik ini... Berupa : Laporan KPST yang sangat sederhana... Optimasi Waktu Pengadukan dan Jumlah Tingkat Proses Stripping Uranium dari Larutan Fasa Organik Hasil Ekstraksi Limbah Radioaktif Cair ABSTRAK Telah dilakukan dengan baik Kuliah Praktek Sain dan Teknologi (KPST) dari tanggal 2 Juli 2007 s/d 2 Agustus 2007 di Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN), Kawasan Puspiptek (Pusat Penelitian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi), Tangerang, Banten. Limbah radioaktif cair yang berasal dari Laboratorium Kimia Bidang Bahan Bakar Nuklir di instansi tersebut masih mengandung uranium di atas kadar yang diperbolehkan untuk proses penyimpanan lestari sehingga perlu dipungut kembali, di samping itu uranium juga memiliki nilai ekonomis yang tinggi yakni sebagai bahan bakar nuklir. Pemungutan dilakukan melalui proses ekstraksi pelarut menggunakan trioktilamin (TOA). Larutan organik hasil ekstraksi tersebut digunakan kembali sebagai umpan untuk proses pelucutan uranium (proses stripping uranium) menggunakan pelarut Na2CO3 2 %. Efisiensi proses stripping diperoleh berdasarkan optimasi waktu pengadukan dan jumlah tingkat proses stripping. Penentuan kadar uranium hasil proses stripping ditentukan secara potensiometri. Hasil optimasi waktu pengadukan diperoleh selama 20 menit sedangkan jumlah tingkat proses stripping optimum diperoleh sebanyak 2 (dua) tingkat. Efisiensi maksimum proses stripping yang diperoleh melalui optimasi ini adalah sebesar 81,66 % Kata Kunci : Optimasi, Proses stripping, Limbah radioaktif cair, Potensiometri Alhamdulillah, penulis sangat bersyukur kepada Allah SWT yang telah memberikan beragam nikmat-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan kegiatan Kuliah Praktik Sain dan Teknologi (KPST). Penulis juga dapat menyusun laporan KPST ini sehingga menjadi layak dibaca di hadapan pembaca sekalian. Shalawat dan salam semoga selalu tercurah kepada uswah dan qudwah kita, Nabi Muhammad SAW, kepada keluaga beliau dan kepada orang-orang yang mengikuti beliau dengan baik hingga hari akhir kelak. Adapun judul dari laporan KPST ini adalah Optimasi Waktu Pengadukan dan Jumlah Tingkat Proses Stripping Uranium dari Larutan Fasa Organik Hasil Ekstraksi Limbah Radioaktif Cair, merupakan hasil penelitian yang telah dilakukan penulis selama 1 (satu) bulan di Laboratorium Kimia bidang Bahan Bakar Nuklir, Pusat Teknologi Bahan Bakar Nuklir, Badan Tenaga Nuklir Nasional. Selama melaksanakan KPST, penulis mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada : Seluruh keluarga besar penulis : Orangtuaku, Bapak Ahmad Musa Daeli dan Mama Nur Hayati Hulu, yang telah memberikan segala dukungan demi tercapainya cita-cita penulis ; Adinda Prima Jaya Arafi dan Hamdan Rahmat Daeli yang selalu mengiringi semangatku dengan ucap bibir kalian di waktu pagi, di saat kerinduan mengintariku ketika jauh di sana Ibu Torowati, ST., selaku pembimbing lapangan yang telah memberikan arahan selama penulis melaksanakan KPST baik di laboratorium maupun pada saat menyelesaikan makalah hasil dan pembahasan. Bapak Ir. Sungkono, MT., selaku ketua Kelompok Kendali Kualitas Bapak Ir. Bambang Herutomo, selaku kepala Bidang Bahan Bakar Nuklir Bapak Dr. Hermansyah Aziz, selaku pembimbing seminar KPST yang senantiasa enerjik membimbing penulis sebelum dan pada saat seminar Bapak Prof. Dr. H. M. Sanusi Ibrahim, MS., dan Bapak Norman Ferdinal, M.Si., selaku penguji seminar KPST Bapak Dr. Djaswir Darwis, MS.DEA., selaku ketua Jurusan Kimia FMIPA Universitas Andalas Seluruh karyawan Pusat Teknologi Bahan Bakar Nuklir, Badan Tenaga Nuklir Nasional, sangat teristimewa kepada Ibu Asminar, Bapak Icik Rahayu, SH., dan Ibu Deni Mustika, S.Si. Warga Serpong dan Cisauk Kabupaten Tangerang, teristimewa kepada Bapak Dr. Nurul Taufiqu Rochman, Ir. Yusuf Afandi, MT., Muhammad Arja, S.Pd, Pak Anwar, dll Teman seperjuangan penulis selama melaksanakan KPST : Zulfa fitrico, Silvia Yolanda, dan Dila Fairusi. Sukses untuk kita! Seluruh mahasiswa Jurusan Kimia FMIPA Universitas Andalas, teramat spesial untuk mahasiswa kimia angkatan 2004 Para sahabatku, orang yang selalu mencintai Islam dan memperjuangkan Islam, hingga tiada lagi fitnah di muka bumi dan agama hanyalah milik Allah SWT. Semoga Allah SWT memberikan balasan yang berlipat ganda kepada mereka atas setiap pengorbanan yang mereka lakukan untuk membantu dan meringankan beban penulis selama ini. Amin. Penulis adalah manusia yang memiliki banyak kekurangan. Adalah sebuah kepastian apabila laporan KPST ini jauh dari kesempurnaan. Segala saran dan kritik akan senantiasa penulis harapkan demi kesempurnaan-kesempurnaan karya penulis pada masa yang akan datang. Inilah isi laporannya, kuarang atau lebih...
naik gunung denganteman teman SMA
Untuk Ayah & Bunda Tercinta
Biasanya, bagi seorang anak yang sudah dewasa, yang sedang bekerja diperantauan, yang merantau di luar kota atau luar negeri, yang sedang bersekolah atau kuliah jauh dari kedua orang tuanya..... Akan sering merasa kangen sekali dengan Mamanya.. Lalu bagaimana dengan Papa? Mungkin karena Mama lebih sering menelepon untuk menanyakan keadaanmu setiap hari, tapi tahukah kamu, jika ternyata Papa-lah yang mengingatkan Mama untuk menelponmu? Mungkin dulu sewaktu kamu kecil, Mama-lah yang lebih sering mengajakmu bercerita atau berdongeng, tapi tahukah kamu, bahwa sepulang Papa bekerja dan dengan wajah lelah Papa selalu menanyakan pada Mama tentang kabarmu dan apa yang kau lakukan seharian? Pada saat dirimu masih seorang anak kecil...... Papa biasanya mengajari anaknya naik sepeda. Dan setelah Papa mengganggapmu bisa, Papa akan melepaskan roda bantu di sepedamu... Kemudian Mama bilang : "Jangan dulu Papa, jangan dilepas dulu roda bantunya" , Mama takut putri manisnya terjatuh lalu terluka.... Tapi sadarkah kamu? Bahwa Papa dengan yakin akan membiarkanmu, menatapmu, dan menjagamu mengayuh sepeda dengan seksama karena dia tahu si kecilnya PASTI BISA. Pada saat kamu menangis merengek meminta boneka atau Robot-robotan, Mama menatapmu iba. Tetapi Papa akan mengatakan dengan tegas : "Boleh, kita beli nanti, tapi tidak sekarang" Tahukah kamu, Papa melakukan itu karena Papa tidak ingin kamu menjadi anak yang manja dengan semua tuntutan yang selalu dapat dipenuhi? Saat kamu sakit pilek, Papa yang terlalu khawatir sampai kadang sedikit membentak dengan berkata : "Sudah di bilang! kamu jangan minum air dingin!". Berbeda dengan Mama yang memperhatikan dan menasihatimu dengan lembut. Ketahuilah, saat itu Papa benar-benar mengkhawatirkan keadaanmu. Ketika kamu sudah beranjak remaja..... Kamu mulai menuntut pada Papa untuk dapat izin keluar malam, dan Papa bersikap tegas dan mengatakan: "Tidak boleh!". Tahukah kamu, bahwa Papa melakukan itu untuk menjagamu? Karena bagi Papa, kamu adalah sesuatu yang sangat - sangat luar biasa berharga.. Setelah itu kamu marah pada Papa, dan masuk ke kamar sambil membanting pintu... Dan yang datang mengetok pintu dan membujukmu agar tidak marah adalah Mama.. .. Tahukah kamu, bahwa saat itu Papa memejamkan matanya dan menahan gejolak dalam batinnya, Bahwa Papa sangat ingin mengikuti keinginanmu, Tapi lagi-lagi dia HARUS menjagamu? Ketika saat seorang mulai sering menelponmu, atau bahkan datang ke rumah untuk menemuimu ataupun kamu yng menemuinya, Papa akan memasang wajah paling cool sedunia.... :') Papa sesekali menguping atau mengintip saat kamu sedang ngobrol berdua di ruang tamu.. Sadarkah kamu, kalau hati Papa merasa cemburu? Saat kamu mulai lebih dipercaya, dan Papa melonggarkan sedikit peraturan untuk keluar rumah untukmu, kamu akan memaksa untuk melanggar jam malamnya. Maka yang dilakukan Papa adalah duduk di ruang tamu, dan menunggumu pulang dengan hati yang sangat khawatir... Dan setelah perasaan khawatir itu berlarut - larut... Ketika melihat si kecilnya pulang larut malam hati Papa akan mengeras dan Papa memarahimu.. . Sadarkah kamu, bahwa ini karena hal yang di sangat ditakuti Papa akan segera datang? "Bahwa si kecilnya akan segera pergi meninggalkan Papa" Setelah lulus SMA, Papa akan sedikit memaksamu untuk menjadi seorang Dokter atau Insinyur. Ketahuilah, bahwa seluruh paksaan yang dilakukan Papa itu semata - mata hanya karena memikirkan masa depanmu nanti... Tapi toh Papa tetap tersenyum dan mendukungmu saat pilihanmu tidak sesuai dengan keinginan Papa. Ketika kamu menjadi seorang dewasa.... Dan kamu harus pergi kuliah dikota lain... Papa harus melepasmu di bandara. Tahukah kamu bahwa badan Papa terasa kaku untuk memelukmu? Papa hanya tersenyum sambil memberi nasehat ini - itu, dan menyuruhmu untuk berhati-hati. . Padahal Papa ingin sekali menangis seperti Mama dan memelukmu erat-erat. Yang Papa lakukan hanya menghapus sedikit air mata di sudut matanya, dan menepuk pundakmu berkata "Jaga dirimu baik-baik ya sayang". Papa melakukan itu semua agar kamu KUAT....kuat untuk pergi dan menjadi dewasa. Disaat kamu butuh uang untuk membiayai uang semester dan kehidupanmu, orang pertama yang mengerutkan kening adalah Papa. Papa pasti berusaha keras mencari jalan agar anaknya bisa merasa sama dengan teman-temannya yang lain. Ketika permintaanmu bukan lagi sekedar meminta boneka dan robot-robotan baru, dan Papa tahu ia tidak bisa memberikan yang kamu inginkan... Kata-kata yang keluar dari mulut Papa adalah : "Tidak.... Tidak bisa!" Padahal dalam batin Papa, Ia sangat ingin mengatakan "Iya sayang, nanti Papa belikan untukmu". Tahukah kamu bahwa pada saat itu Papa merasa gagal membuat anaknya tersenyum? Saatnya kamu diwisuda sebagai seorang sarjana. Papa adalah orang pertama yang berdiri dan memberi tepuk tangan untukmu. Papa akan tersenyum dengan bangga dan puas melihat si kecilnya yang tidak manja berhasil tumbuh dewasa, dan telah menjadi seseorang" Sampai saat belahan jiwamu meminta izin pada Papa untuk mengambilmu darinya. Papa akan sangat berhati-hati memberikan izin.. Karena Papa tahu..... Bahwa lelaki/wanita itulah yang akan menggantikan posisinya nanti. Dan akhirnya.... Saat Papa melihatmu duduk di Panggung Pelaminan bersama seseorang yang di anggapnya pantas menggantikannya, Papa pun tersenyum bahagia.... Apakah kamu mengetahui, di hari yang bahagia itu Papa pergi kebelakang panggung sebentar, dan menangis? Papa menangis karena papa sangat berbahagia, kemudian Papa berdoa.... Dalam lirih doanya kepada Tuhan, Papa berkata: "Ya Tuhan tugasku telah selesai dengan baik.... Si kecilku yang lucu dan kucintai telah menjadi wanita yang cantik.... Bahagiakanlah ia bersama pasangannya..." Setelah itu Papa hanya bisa menunggu kedatanganmu bersama cucu-cucunya yang sesekali datang untuk menjenguk... Dengan rambut yang telah dan semakin memutih.... Dan badan serta lengan yang tak lagi kuat untuk menjagamu dari bahaya.... Papa telah menyelesaikan tugasnya.... Papa, Ayah, Bapak, atau Abah kita... Adalah sosok yang harus selalu terlihat kuat... Bahkan ketika dia tidak kuat untuk tidak menangis... Dia harus terlihat tegas bahkan saat dia ingin memanjakanmu. . Dan dia adalah orang pertama yang selalu yakin bahwa "KAMU BISA" dalam segala hal..
fasilitas asrama tel-U Lapangan badminton indoor Sarana ibadah (mushola) Lobi (ruang tamu) Ruang serba guna Akses Hot Spot 24 jam Security Tipe kamar Type 72 Sekamar ber- 8 orang,4 Kamar dg kamar mandi dalam Harga: Rp. 250.000/ bulan /orang Type U1 Kamar sendiri Kamar mandi diluar Harga: Rp. 200.000/ bulan /orang Type U2 Kamar sendiri. 3. Kamar mandi diluar Harga: Rp. 250.000/ bulan /orang Type 36 Sekamar ber- 3 orang Kamar mandi dalam Harga: Rp. 300.000/ bulan /orang Type 24 Sekamar ber- 2 orang Kamar mandi dalam Harga: Rp. 350.000/ bulan/ orang
Kata Kata Mutiara Terbaru 2013 Kata Kata Mutiara Romantis Sahabat adalah mereka yang mampu mengeluarkan kemampuan terbaik yg ada dalam diri kamu. Mereka yg selalu berimu semangat. Bersedih dengan orang yg tepat lebih baik daripada berbahagia dengan orang yg salah. Bijaklah dlm memilih sahabat. Sahabat bukan mereka yg menghampirimu ketika butuh, namun mereka yg tetap bersamamu ketika seluruh dunia menjauh. Jangan pernah sakiti sahabatmu, karena sahabat adalah cara Tuhan menunjukkan bahwa Dia tak ingin kamu sendirian jalani hidup. Sahabat adalah dia yg tahu apa yg dia miliki ketika bersamamu, bukan dia yg menyadari siapa dirimu setelah dia kehilanganmu. Sahabat adalah mereka yg tahu semua kekuranganmu, namun tetap memilih bersamamu ketika orang lain meninggalkanmu. Cinta harus berasal dari hati. Maka jika tidak dari hati, jangan pernah berucap bahwa kamu mencinta. Mencintai tak hanya sekedar untuk dicintai. Tetapi bagaimana menjaga dan menghargai perasaan yang disebut cinta. Jika tak ada cinta, katakan saja. Jgn karena tak ingin menyakiti, kamu lupa, meski luka yg kamu beri bisa dimaafkan, dia tak terlupakan. Jika kamu cinta dia, biarkan dia menjadi dirinya sendiri, maka kamu tak akan kecewa ketika mereka tak seperti yang kamu inginkan. Terkadang, tak peduli berapa banyak orang di sekitarmu, kamu merasa sepi. Hanya karena kamu berharap dia yang kamu cinta ada di sisi. Kadang, meski kamu sangat mencintai seseorang, kamu harus melepaskannya, karena tanpanya kamu temukan dirimu lebih bahagia. Cinta mungkin akan memberikan luka. Tapi luka akan membuatmu lebih dewasa. Cinta kasih adalah perasaan hati, yang harus diungkapkan dengan hati, bukan hanya dengan rayuan atau pujian. Kau selalu lbh kuat dr rasa sakitmu, lbh besar dr masalahmu, lbh baik dr penghakiman org atasmu, slm ada Tuhan di hatimu. Segera laksanakan rencana keberhasilan mu di hari ini, jangan tunda lagi, jangan buang waktu, karena waktu tak bisa menunggu. Jangan berpikir kamu tak mampu melupakan masa lalu. Tutup pintu masa lalumu, karena Tuhan selalu buka pintu masa depanmu. Hidup ini bukan tentang apa yg dipikirkan mereka yg membencimu, namun tentang apa yg dipikirkan Tuhan yg menyayangimu. Jangan habiskan waktumu memimpikan sesuatu yg tak mungkin terjadi ketika kamu bisa bangun dan membuat sesuatu terjadi. Hal yg menyakitkan ketika kamu kehilangan seseorang adalah kenyataan bahwa dia tak berusaha tuk mempertahankan hubungan kalian. Kebahagiaan bukanlah disaat kita memiliki kesempurnaan, namun ketika kita dapat menerima ketidaksempurnaan dengan tulus dan ikhlas. Apa yg mudah utk didapatkan, akan mudah utk disesalkan. Apa yg butuh perjuangan utk didapatkan, akan sulit utk dilupakan. Jangan pernah menyerah, kamu lebih berani daripada yg kamu percaya dan lebih kuat daripada yg kamu pikirkan. Semangat! Berhati-hatilah dalam memilih teman, karena waktumu terlalu berharga tuk mereka yang tak pernah menghargai waktumu. Jika kamu ingin seseorang percaya padamu, hal pertama yg harus dilakukan adalah meyakinkan mereka bahwa kamu mempercayai mereka. Relakan jika memang harus berakhir. Karena akhir sebuah kisah adalah pertanda bahwa akan ada kisah yang baru. Luka terdalam adalah luka yang tidak bisa dilihat oleh mata, dan kesedihan terdalam adalah kesedihan yang tidak bisa diungkapkan oleh kata-kata. Terkadang bukan karena kebohongan kamu membenci sesorang, tapi karena sedih menerima kenyataan bahwa ia tak bisa lagi kamu percaya. Kehilangan seseorang yang kita cinta memang sangat menyakitkan, tapi itu bukan akhir segalanya, kita bisa bahagia meski tanpa dia. Jika kamu cinta dia, biarkan dia menjadi dirinya sendiri, maka kamu tak akan kecewa ketika mereka tak seperti yang kamu inginkan. Butuh kepercayaan dalam cinta, karena cinta punya kekuatan untuk saling menyakiti. Namun cinta juga yang tak membiarkan itu terjadi. Ketika dia yg kamu cinta pergi meninggalkanmu, itu karena kamu berdoa tuk mendapatkan seseorang yg baik, dan dia tak baik untukmu. Itulah ulasan singkat mengenai kata kata mutiara yang bisa saya tuliskan untuk Anda. Semoga berguna dan bermanfaat buat Anda semua. Baca juga artikel sebelumnya tentang kata kata cinta sekalian bagikan kepada teman-teman Anda di facebook, twitter dan google plus.
Judul Percobaan : Sel Volta II. Tujuan Percobaan : Menentukan Potensial Sel pada sel volta III. TEORI PERCOBAAN Sel volta merupakan suatu sel elektrokimia yang mengubah zat kimia menjadi energi listrik. Dalam sel volta reduktor dan oksidatornya dipisahktan sehingga pemindahan tidak terjadi secara langsung tetapi melalui kawat penghantar. Zink, tembaga, dan magnesium merupakan elektroda. Terdapat 2 jenis elektroda yaitu Katode(+) tempat terjadinya reduksi sedangkan pada anode(-) tempat terjadinya oksidasi. Potensial elektode sel dapat ditentukan melalui persamaan : E0Sel = EOReduksi - E0Oksidasi EOSel = E0Katode ¬ - E0Anode EOSel = E0Besar - E0Kecil IV. ALAT DAN BAHAN 1. Alat yang digunakan a. Gelas kimia 100 ml b. Pipa U c. Voltmeter d. Spritus e. Kaki Tiga 2. Bahan yang digunakan a. Larutan ZnSO4 b. Larutan CuSO4 c. Larutan MgSO4 d. Air V. Langkah Kerja 1. Siapkan alat dan bahan yang akan digunakan 2. Masukkan larutan ZnSO4 1 M dan CuSO4 pada gelas kimia sebanyak 80 ml 3. Siapkan Agar-agar yang berfungsi sebagi jembatan garam yang kemudian dimasukkan dalam tabung U 4. Hubungkan elektroda Zn dengan larutan ZnSO4 dan Cu pada larutan CuSO4 5. Catat peubahan tegangan listrik pada voltmeter VI. Hasil Pengamatan Hasil pengamatan yang diperoleh dari percobaan sebagai berikut. NO LARUTAN 1 LARUTAN 2 E0Sel 1 ZnSO4 CuSO4 1,1 Volt 2 MgSO4 CuSO4 1,9 Volt 3 MgSO4 ZnSO4 0,9 Volt VII. Reaksi –reaksi yang terjadi 1. Reaksi antara ZnSO4 dan CuSO4 yaitu Anode (-) : Zn2+ + 2e- Zn EOSel = -0,76 Volt Katode (+) : Cu2+ + 2e- Cu EOSel = + 0,34 Volt EOSel = E0Katode ¬ - E0Anode EOSel = 0,34 Volt- (-0,76 Volt) EOSel = + 1,10 Volt 2. Reaksi antara MgSO4 dan CuSO4 yaitu Anode (-) : Mg2+ + 2e- Mg EOSel = -2,37 Volt Katode (+) : Cu2+ + 2e- Cu EOSel = + 0,34 Volt EOSel = E0Katode ¬ - E0Anode EOSel = 0,34 Volt- (-2,37 Volt) EOSel = + 2,71 Volt 3. Reaksi antara MgSO4 dan ZnSO4 yaitu Anode (-) : Mg2+ + 2e- Mg EOSel = -2,83 Volt Katode (+) : Zn2+ + 2e- Zn EOSel = - 0,76 Volt EOSel = E0Katode ¬ - E0Anode EOSel = -0,76 Volt- (-2,83 Volt) EOSel = + 1,07 Volt VIII. Pembahasan Dari hasil percobaan yang dilakukan kelompok kami, yaitu reaksi antara : 1. ZnSO4 dan CuSO4, berdasarkan pengamatan , hasil yang ditunjukkan pada voltmeter pada reaksi ini yaitu 1,1 Volt. Dan hasil tersebut sesuai dengan teori EOSel = E0Katode ¬ - E0Anode. 2. MgSO4 dan CuSO4, berdasarkan pengamatan , hasil yang ditunjukkan pada voltmeter pada reaksi ini yaitu 1,9 Volt. Hasil tersebut tidak sesuai dengan teori yang menghasilkan potensial sel yaitu 2,71 Volt. Jadi selisihnya adalah 0,81 Volt. Perbedaan tersebut dapat terjadi karena konsentrasi zatnya tidak akurat 1 M, ataupun elektroda yang tidak di haluskan setelah digunakan. 3. MgSO4 dan ZnSO4, berdasarkan pengamatan, hasil yang ditunjukkan pada voltmeter pada reaksi ini yaitu 0,9 Volt. Hasil tersebut kurang sesuai dengan teori yaitu 1,07 Volt. Jadi, selisihnya adalah 0,17 Volt. Perbedaan tersebut dapat terjadi karena konsentrasi zatnya tidak sesuai 1 M, ataupun elektroda yang tidak di haluskan setelah digunakan. IX. Kesimpulan Berdasarkan percobaan yang kami lakukan maka dapat disimpulkan bahwa potensial sel pada sel volta, yaitu : NO LARUTAN 1 LARUTAN 2 E0Sel 1 ZnSO4 CuSO4 1,1 Volt 2 MgSO4 CuSO4 1,9 Volt 3 MgSO4 ZnSO4 0,9 Volt Adapun perbedaan potensial selnya pada percobaan dan teori terjadi karena konsentrasi larutan yang kurang tepat dan elektroda yang tidak dihaluskan setelah digunakan. LAPORAN PERCOBAAN 2 I. Judul Percobaan : Elektrolisis II. Tujuan Percobaan : mempelajari reaksi-reaksi yang terjadi pada sel elektrolisis III. Alat dan bahan 1. Alat yang digunakan a. Statif b. Tabung U c. Sumber Arus (Adaptor/Batteray) d. Elektroda karbon e. Kabel 2. Bahan yang digunakan a. Larutan NaCl b. Larutan CuSO4 c. Larutan KI d. Indicator PP e. Indikator metil jingga f. Indikator metil merah IV. Teori Sel elektrolisis merupakan sel elektrokimia yang merubah energy listrik menjadi energy kimia. Pada sel elektrolisis, reaksi mulai terjadi pada katode, yaitu tempat arus masuk (pada sel volta reaksi terjadi pada anode yaitu tempat arus keluar). Katode merupakan kutub negatif sedangkan anode merupakan kutub negatif. Adapun syarat-syarat terjadinya reaksi pada katoda dan anoda sebagai berikut : a. Katoda i. Jika yang dielektrolisis adalah leburan ma asemua jenis kation akan dapat mengalami reduksi pda katoda Ln+ + ne- L ii. Jika yang digunakan berupa larutan maka a) Kation-kation golongan IA,IIA,Al+3, dan Mn+2 tidak dapat mengalami reduksi . Pada katoda yang mengalami reduksi adalah air( H2O). Reaksinya yaitu 2H2O + 2e H2 + OH b) Kation asam H+ dapat mengalami reduksi 2H+ + 2e H2 c) Kation logam selain point a) dapat mengalami reduksi b. Anoda i. Jenis anoda a). anoda inert, yaitu anoda yang tidak dapat bereaksi b). anoda tidak inert, yaitu anoda yang mudah teroksidasi yaitu elektroda selain C,Pt, dan Au. ii. Jenis Anion dalam larutan a. Jika anoda menggunakan anoda tidak inert maka yang teroksidasi adalah logam anoda itu sendiri L(S) L2+ + ne b. Jika menggunakan anoda inert, maka reaksi oksida keratin bergantung pada anionnya . • Anion-anion oksi (SO4-2, NO3-, CO3-2) tidak dapat teroksidasi di anoda, jadi yang teroksidasi alah air : 2 H2O 4H+ + O2 + 4e- • Anion basa OH- dapat terosidasi 4 OH- 2H2O + O2 + 4e • Anion –anion halide, X¬ ( Gol VIIA) 2X - X2 + 2e V. Langkah Kerja a. Rangkailah set instrument elektrolisis b. Masukkan larutan NaCl ke dalam tabung U, tetesi dengan indicator PP (2 tetes) c. Aliri larutan dalm tabung U dengan arus listrik 6 V melalui elektroda karbon d. Amati perubahan-perubahan yang terjadi e. Lakukan hal yang sama untuk larutan CuSO4 ¬dan KBr VI. Hasil Pengamatan No. Larutan Pengamatan Pada Indikator Larutan Elektroda 1 NaCl Terdapat gelembung Katode(-) berwarna keungu-unguan Anode(+) berwarna putih kekuning-kuningan Metil merah 2 CuSO4 Terdapat gelembung Katode(-) terdapat endapan Cu dan terdapat warna kecoklatan Anoda(+) berwarna pink Phenolftalin 3 KI Terdapat gelembung Katode(-) berwarna ungu Anode(+) berwarna orange kecoklatan Metil jingga VII. Reaksi – Reaksi yang Terjadi 1. Larutan NaCl dengan elektrode C NaCl Na+ + Cl – Katode (-) 2H2O + 2e - H2 + 2OH - Anode (+) 2Cl - Cl2 + 2e - Reaksi : 2 H2O + 2Cl - Cl2 + H2 + 2OH – Ket. Na pada katoda tidak dapat mengalami reduksi karena merupakan unsur golongan IA, sehingga yang megalami reduksi yaitu air(H2O). Sedangkan pada anode, C merupakan anoda inert atau sulit untuk mengalami oksidasi sehingga yang mengalami oksidasi adalah Cl- . 2. Larutan CuSO4 dengan electrode C CuSO4 Cu2+ + SO4-2 Katode (-) Cu2+ + 2e- Cu Anode (+) 2H2O 4H+ + O2 + 4e- Reaksi : 2Cu2+ + 2H2O 2Cu + 4H+ + O2 Ket. Cu dapat mengalami reduksi karena unsur tesebut tidak termaksud unsur golongan IA, golongan IIA, Al+3, dan Mn+2. Anoda C merupakan Anoda inert sehingga yang mengalami oksidasi adalah SO4-2, Namun karena SO4-2 meruapan anion oksida sehingga yang mengalami oksidasi adalah H2O 3. Larutan KI dengan electrode C KI K+ + I – Katode (-) 2H2O + 2e - H2 + 2OH – Anode (+) 2I - I2 + 2e - Reaksi : 2 H2O + 2l - l2 + H2 + 2OH – Ket. K pada katoda tidak dapat mengalami reduksi karena merupakan unsur golongan IA, sehingga yang megalami reduksi yaitu air(H2O). Sedangkan pada anode, I merupakan anoda inert atau sulit untuk mengalami oksidasi sehingga yang mengalami oksidasi adalah I- . VIII. Pembahasan a. Larutan NaCl dengan anoda Karbon(C) Pada larutan terdapat gelembung udara baik di katoda maupun di anoda. Pada katoda gelembung tersebut berasal dari reduksi H2O yang menghasilkan gas H2, sedangkan pada anoda terdapt oksidasi Cl menjadi gas Cl2. Pada elektroda Terlihatnya warna ungu pada katoda akibat dari meningkatnya konsentrasi OH¬¬ yang berasal dari reduksi air,sehingga mengubah warna indikator. Sedangkan warna kuning pada elektroda berasal dari oksidasi Cl menjadi Cl2. b. Larutan CuSO4 elektroda C Gelembung udara hanya terdapat pda anoda karena terjadi reaksi oksidasi H2¬O menjadi gas H2. Pada katoda terdapat endapan Cu yang berasal dari reduksi Cu2+ dan warna kecoklatan itu berasal dari reduksi tersebut. Sedangkan pada anoda terlihat perubahan warna karena meningkatnya konsentrasi H+ sehingga terlihat warna pink. c. Larutan KI dan Elektroda C Pada larutan KI terlihat jelas bahwa adanya gelembung pada kedua elektroda. Pada kation , gelembung udara berasal dari reduksi H2O yang menghasilkan gas H2. Pada anoda gelembung udara berasal dari oksidasi I¬ menjadi I¬2. Terjadinya perubahan warna indikator pada katoda menjadi warna unggu karena peningkatan konsentrasi OH ,sedangkan pada anoda orange kecoklatan berasal dari oksidasi I menjadi gas I¬2. IX. Kesimpulan Dari hasil pengamatan, dapat kami simpulkan bahwa sel elektrolisis mengubah energy listrik menjadi energy kimia.Hal ini didasarkan pada terdapatnya gelembung udara pada katoda maupun anoda dan terjadinya perubahan warna indikator akibat berubahnya konsentrasi OH¬- pada katoda dan H+ pada anoda.