Persiapan Tes Masuk Akpol, Akmil, AAL, AAU, Akpel
Hai sobat, di blog ku ini aku akan berbagi pengalaman dan tips untuk masuk angkatan baik itu Akpol, Akmil, AAL, AAU. mulai dari apa saja yang harus dipersiapkan, syarat pendaftaran,gambaran mengenai urutan seleksi, dan tentunya tips lolos seleksi . . .
oke, yang aku mau share yang paling detail disini adalah seleksi masuk akpol, karena sesuai dengan pengalaman ku, namun sayang aku gagal pada tahapan seleksi di Pemeriksaan Kesehatan 2 di tingkat Panda (Daerah), tapi aku tetap semangat dan akan terus berusaha . . Ya, aku disini share tentang seleksi yang tidak KKN, dan semoga bermanfaat buat sobat-sobat yang ingin mendaftar angkatan . . .
Ya, langsung aku share ya urutan seleksi tes masuk akpol dan penjelasannya, ya berdasarkan pengalaman ku dan temen-temen ku yang sudah lulus tes, terus dilanjutkan dengan syarat pendaftaran, dan tips lolos seleksi...
Urutan Seleksi Tes Masuk Akpol
1. Daftar & Rikmin Awal (Pemeriksan adminitrasi awal)
Di bagian ini kita mempersiapkan berkas-berkas yang menjadi persyaratan masuk akpol, mulai dari form pendaftaran, ijazah & Skhun SD sampai SMA, Kartu Kelurga,Akta Kelahiran ,KTP, SKCK, surat keterangan dokter, daftar riwayat hidup, surat permohonan menjadi anggota POLRI, surat pernyataan orang tua, surat persetujuan orang tua, surat pernyataan tidak pernah menikah, surat perjanjian ikatan dinas pertama, surat tak terikat dengan perusahaan/instansi, dan surat sanggup diterima diseluruh wilayah indonesia dan tentunya semua surat tersebut difotokopi rangkap 5 dan copyannya dilegalisir oleh pihak yang berwenang (Kelurahan/kecamatan) karena untuk melengkapi Pemeriksaan Administrasi Akhir di akhir seleksi tahap Panda. Dan setelah itu berkas-berkas tersebut dibawa ke POLDA dan mulai lah Rikmin awal yaitu perinciannya sebagai berikut :
A. Pemeriksaan Tinggi Berat & Badan
Disini akan diperiksa tinggi dan berat badan anda, bagi cowok minimal tinggi adalah 163Cm, dan cewek 160 cm. berat badan menyesuaikan dengan tinggi (Tinggi badan-110cm). setelah selesai, tahap selanjutnya adalah pemeriksaan adm. awal.
B. Pemeriksaan Berkas-berkas peserta
Disini kelengkapan berkas akan diperiksa, mulai dari ijazah dan semua yang aku uda jelasin diatas dibawa semua yang Asli dan Copyannya ingat masing2 dirangkap 5 legalisir dan disisakan rangkap 4 untuk disimpan dirumah karena untuk pemeriksaan admnstrasi akhir. (tergantung kebijakan polda masing2).
C. Dapat Kartu Peserta
Setelah pemeriksaan berkas dan berkas tersebut sudah sesuai dengan persyaratan sudah barang pasti anda akan mendapat kartu peserta atau bahasa yang sering menjadi acuan adalah (Nomor panda). Jika belum memenuhi persyaratan, anda pasti disuruh pulang untuk melengkapi berkas sampai persyaratannya sesuai. Setelah mendapat nomor panda, itu artinya anda lolos rikmin awal dan siap-siap menuju seleksi selanjutnya yaitu Pemeriksaan Kesehatan 1.
2. Pemeriksaan Kesehatan 1
Disini anda sobat-sobat akan diperiksa kesehatannya yang bagian luar saja mulai dari Pemeriksaan Tinggi & berat badan, Telinga Hidung Tenggorokan, Gigi, Mata, Buta warna, Tekanan darah dan tensi, varises, varikokel, bentuk kaki (X atau O), ambeien, , penyakit kulit, bagi yang cewek mungkin cek Virginitas dan lain-lain. Dan tentunya peserta seleksi jauh jauh hari dianjurkan untuk periksa kesehatan sendiri ke dokter, jangan menunggu seleksi akpol, karena peserta tidak akan tau apakah peserta punya penyakit atau tidak. karena mempunyai 1 penyakit saja akan memperkecil peluang untuk lolos.
3. Uji Psikologi
Setelah pengumuman Pemeriksaan Kesehatan 1, bagi yang lolos selanjutnya akan menghadapi tes psikologi, dan bagi yang tidak lolos kesehatan 1 dinyatakan gugur. Di tahap ini berbagai tes akan anda hadapi berikut rinciannya . . .
A. Paket 1
- Tes Bakat Skolastik, Tes deret angka, Tes pola gambar, Tes kemampuan Kuantitatif, Tes penalaran dan yang pasti berhubungan dengan IQ.
B. Paket 2
- Yaitu tes Pauli atau biasa disebut tes koran yaitu dimana disediakan lembar yang besar berisi angka2, dan disuruh menghitung cepat.
C. Paket 3
- Tes kepribadian atau yang lebih berhubungan dengan EQ.
Setelah itu menunggu pengumuman, biasanya di tes psikologi ini peserta akan di eliminasi paling banyak 1/3 jumlah peserta yang lolos.Dan itu menandakan apakah peserta itu kompeten atau tidak.
4. Uji Akademik
Setelah lolos tes psikologi, selamat karena anda akan menghadapi tahap selanjutnya yaitu Uji Akademik.
Uji Akademik ini terdiri dari :
A. Tes Pengetahuan Umum & Bahasa Indonesia
B. Tes Matematika
Di uji akademik ini anda akan diuji kemampuan akademik anda, dan tentunya tingkat kesulitan uji akademik ini sulit. Dan pengumuman eliminasi sama seperti psikotest yaitu 1/3 dari peserta uji akademik. Dan bila anda lolos Uji Akademik, anda berhak ke tes selanjutnya yaitu Pemeriksaan Kesehatan 2.
5. Pemeriksaan Kesehatan 2
Setelah menjalani perjalanan panjang, akhirnya anda keluar dari fase berbau akademik dan selanjutnya adalah Rikkes 2 ( pemeriksaan kesehatan 2 ). Disini peserta Rikkes 2 sudah semakin sedikit, karena makin ketahap selanjutnya, makin sedikit jumlah pesertanya. di Tes kesehatan 2 ini akan diperiksa kesehatan bagian dalam sebagai berikut :
- Periksa Urine : terkena penyakit ginjal, kencing batu/manis atau tidak.
- Periksa Darah, meliputi asam urat, kolesterol, gula darah, Hb, lemak darah , trigliserol dan lain-lain.
- Rontgen : apakah paru anda flek atau tidak, ada penyakit yang tumbuh di organ dalam anda atau tidak.
- EKG (Rekam Jantung) : Kondisi jantung baik atau tidak.
Setelah lolos pemeriksaan Kesehatan 2, tentunya anda akan menghadapi tes yang tentunya dirasa berat bagi sebagian peserta, yaitu Uji Jasmani (Kesamaptaan). Hah, tapi sayang aku gagal di test ini dan tidak sempat merasakan bagaimana Uji Jasmani, but no problem, keep spirit.
6. Uji Jasmani (Kesamaptaan)
Walaupun aku belum sempat ke tahap ini, aku juga tanya ke teman2 pesertaku yang lolos dan mereka mengshare pengalaman mereka di tahap ini. berikut apa saja yang akan anda hadapi di uji jasmani ini :
A. Lari 12 Menit
Usahakan dalam 12 menit anda sudah mengantongi minimal 6x keliling lapangan, dan tentunya saat anda lari anda tidak boleh berhenti atau kecepatannya tidak konstan. bagi yang cewek minimal ngantongin 5x keliling lapangan. Dalam tes lari, point di tes lari paling tinggi, jadi usahakan semaksimal mungkin.
B. Renang
Selanjutnya adalah renang, untuk gaya terserah mau gaya apa saja boleh, asal mencapai jarak 25 m dalam kurun waktu kurang dari 1 menit. jika lewat dari 1 menit, anda tidak akan mendapat point.
C. Push Up & Sit Up
Cukup jelas, tapi dengan catatan dengan sikap sempurna push up dan sit upnya.
D. Pull Up (Rangen)
Dengan catatan bagi anda yang tidak bisa push up sudah otomatis anda juga ga bakal bisa pull up, menurutku ini tes yang paling berat dari semua tes jasmani. Untuk yang cewek pull up nya beda dengan cowok.
E. Shuttle Run
Ya, berlari mengelilingi angka 8 sebanyak 3 kali dengan kurun waktu kurang dari 20 detik, simple tapi butuh kecepatan yang ekstra.
Setelah melalui tes jasmani yang melelahkan, dan bagi anda yang lolos selamat, karena anda akan melakukan seleksi tahap akhir tingkat panda, yaitu Pemeriksaan Administrasi Akhir.
7. Rikmin Akhir (Pemeriksaan administrasi akhir)
Setelah melalui perjalanan panjang, ya kurang lebih dari rikmin awal ke rikmin akhir sekitar 3 mingguan, anda masuk tahap terakhir di tingkat panda yaitu Pemeriksaan administrasi akhir. Tapi jangan senang dulu, karena Rikmin Akhir bukan hanya pemeriksaan berkas2 yang uda di copy rangkap 4 tersebut, tetapi masi ada juga tes-tes lagi, berikut agenda tahap Administrasi akhir :
A. Pemeriksaan kelengkapan berkas yang sudah dicopy dan dilegalisir rangkap 4 oleh peserta
Disini, berkas yang anda simpan dirumah yang copy rangkap 4 tersebut akan diminta lagi oleh petugas seleksi, jadi berkas yang utama (bukan copyan) akan dikirim ke pusat (semarang) dan yang copyan mungkin untuk arsip polda dan Mabes Polri.
B. Tes Penelusuran Bakat, Mental & Kepribadian (Wawancara)
Ya, nama populernya tes wawancara, disini anda akan di interview segala hal tentang anda yang mengacu kepada ideologi anda dan negara.
C. Tes Penampilan
Disini anda akan diuji bagaimana penampilan anda, layak atau tidak.
D. Tes Antopometrik
Tes antopometrik, yaitu anda akan di uji kelainan bentuk tubuh/postur tubuh anda apakah mempunyai kelainan atau tidak.
E. Tes Kejiwaan
Ya, tes kejiwaan apakah jiwa anda mengalami gangguan atau tidak (layak jadi polisi/tentara atau tidak).
Setelah Pemeriksaan akhir selesai, anda tinggal menunggu hasilnya, dan pasti anda akan senam jantung, karena setelah ini tinggal penentuan apakah anda lolos atau tidak ? good luck.
8. Sidang Kelulusan Panda (Pantukhir Daerah/Pantukhir tingkat panda)
Ya, saat yang mendebarkan, karena pada tahap ini adalah saksi perjuangan anda selama ini di tingkat panda, anda lolos atau tidak. Biasanya Panda (panitia daerah) akan mengirim kurang lebih 10 peserta untuk dikirim ke semarang (tergantung kuota polda masing2). Sidang kelulusan Panda berdasarkan keputusan Kapolda.
Apabila anda dinyatakan lolos dan masuk kuota, anda patut bersyukur tapi anda juga jangan senang dulu karena ini baru awal perjuangan anda menjadi taruna akpol.
9. Seleksi Pusat
Ya, seleksi pusat yaitu anda akan dikirim ke semarang, dan lagi-lagi anda harus mengulangi lagi perjuangan anda seperti di tingkat panda. Di semarang anda akan diadu oleh peserta dari seluruh Indonesia, dan yang pasti akan ada eliminasi lagi, dan kelulusan panda bukan hasil final,anda masih harus berjuang disini. Berikut Agenda seleksi tingkat pusat.
A. Pemeriksaan Administrasi Pusat
B. Pemeriksaan Kesehatan Pusat (Rikkes 3)
C. Uji Psikologi Pusat (Berpotensi Tes Menggambar)
D. Uji Akademik Pusat (Berpotensi tes Bahasa Inggris)
E. Uji Jasmani Pusat
F. Rikmin Akhir Pusat
G. Sidang Kelulusan Akhir
10. Sidang Kelulusan Akhir (Pantukhir Akhir)
Ya, Tahap ini adalah eliminasi kurang lebih 3 sampai 4 orang dari peserta yang dikirim panda, misal dari panda mengirim 10, yang berhak menjadi Taruna Akpol adalah yang 7 orang yang lolos seleksi pusat, dan yang 3 tersebut dinyatakan gugur/ tdk memenuhi syarat oleh pusat. Sampai akhirnya jumlah total peserta yang resmi menjadi taruna akpol 250 orang laki-laki dan 50 orang wanita, seluruh indonesia.
Ya mungkin itu tadi urutan seleksi masuk akpol beserta penjelasannya, Mungkin bagi yang mau masuk Akademi Militer, AAL, maupun AAU test nya tidak jauh-jauh dari test akpol tersebut, Cuman ya pasti lebih berat daripada akpol. Ya, mungkin itu sedikit gambaran bagaimana tahapan2 seleksi akpol, semoga bisa dijadikan acuan, dan semoga bermanfaat.
Hasil Kali Kelarutan Ksp
Hasil Kali Kelarutan Ksp – Pengertian Kelarutan adalah Kemampuan garam-garam larut dalam air tidaklah sama, ada garam yang mudah larut dalam air seperti natrium klorida dan ada pula garam yang sukar larut dalam air seperti perak kloida (AgCl). Apabila natrium klorida dilarutkan ke dalam air, mula-mula akan larut. Semakin banyak natrium klorida ditambahkan ke dalam air, semakin banyak endapan yang diperoleh. Larutan yang demikian itu disebut larutan jenuh artinya pelarut tidak dapat lagi melarutkan natrium klorida. Perak klorida sukar larut dalam air, tetapi dari hasil percobaan ternyata jika perak klorida dilarutkan dalam air diperoleh kelarutan sebanyak mol dalam setiap liter larutan.
Pengertian hasil Kali Kelarutan Ksp adalah Hasil kali kelarutan ialah hasil kali konsentrasi ion-ion dari larutan jenuh garam yang sukar larut dalam air, setelah masing-masing konsentrasi dipangkatkan dengan koefisien menurut persamaan ionisasinya.
Garam-garam yang sukar larut seperti , AgCl , HgF2. Jika dimasukkan dalam air murni lalu diaduk, akan terlarut juga walaupun hanya sedikit sekali. Karena garam-garam ini adalah elektrolit, maka garam yang terlarut akan terionisasi, sehingga dalam larutan akan terbentuk suatu kesetimbangan.
Hasil Kali Kelarutan Ksp
Kelarutan (s) → jumlah maksimum zat yang dapat larut dalam sejumlah tertentu zat pelarut / larutan. (satuan M)
Hasil kali kelarutan (Ksp) → hasil kali konsentrasi ion-ion dari larutan elektrolit jenuh atau sukar larut dipangkatkan koefisiennya.
Contoh penulisan untuk Ksp:
Al(OH)3 ↔ Al3+ + 3OH-
Ksp = [Al3+] . [OH-]3
Mencari Kelarutan
Kelarutan dalam air
Hasil kali kelarutan Ca(OH)2 = 4.10-6, berapa kelarutan Ca(OH)2 dalam air?
Ca(OH)2 ↔ Ca2+ + 2OH-
s s 2s (gunakan permisalan)
Ksp Ca(OH)2 = [Ca2+] . [OH-]2
4.10-6 = s . (2s)2
4.10-6 = 4s3
s = 10-2 M
Kelarutan dalam larutan yang mengandung ion sejenis
Hasil kali kelarutan Ca(OH)2 = 4.10-6, berapa kelarutan Ca(OH)2 dalam CaCl2 1 M?
(Zat terlarut)
Ca(OH)2 ↔ Ca2+ + 2OH-
s s 2s (gunakan permisalan)
(Zat pelarut)
CaCl2 ↔ Ca2+ + 2Cl-
1 M 1 M 0,5 M
(Dalam wadah terdapat)
[Ca2+] = s + 1 = 1 (s diabaikkan karena terlalu kecil)
[OH-] = 2s
Ksp Ca(OH)2 = [Ca2+] . [OH-]2
4.10-6 = 1 . (2s)2
4.10-6 = 4s2
s = 10-3 M
Membandingkan kelarutan beberapa zat
Semakin besar Ksp maka kelarutan makin tinggi sehingga semakin mudah larut
Menggunakan Ksp untuk mengetahui endapan
Ksp’ < Ksp belum mengendap
Ksp’ = Ksp tepat jenuh
Ksp’ > Ksp mengendap
Demikian artikel tentang Hasil Kali Kelarutan Ksp, semoga bermanfaat bagi Anda. Penelusuran yang terkait dengan Hasil Kali Kelarutan Ksp
pengertian hasil kali kelarutan, pengertian kelarutan, kelarutan dan hasil kali kelarutan, laporan hasil kali kelarutan, kelarutan ksp
TITRASI ASAM BASA
A. PELAKSANAAN PRAKTIKUM
Hari : Senin
Tanggal : 28 Maret 2011
Tempat : Laboratorium Kimia/ Biologi
B. TUJUAN
Menentukan Kadar Larutan HCl Melalui titrasi dengan larutan standar NaOH.
C. LANDASAN TEORI
TITRASI ASAM BASA
1. Pengertian Titrasi Asam Basa
Titrasi atau Volumetri, yaitu suatu cara untuk menentukan kadar zat dalam larutan berdasarkan pengukuran volume.
Titrasi asam basa adalah penambahan suatu asam ke basa dengan penambahan volume atau molaritas zat yang belum diketahui. Prinsip yang dipakai :
- Jika reaksinya diketahui,maka :
Mol asam sebanding dengan mol basa
- Jika tanpa reaksi ;
nA . VA . MA = nB . VB . MB
A= Asam , B= Basa
Pada saat mol asam sebanding dengan mol basa dikenal dengan nama titik EKUIVALEN.
2. Metode Titrasi
Istilah titrasi merujuk pada proses pengukuran volume larutan uji (larutan standar) yang diperlukan untuk mencapai titik kesetaraan. Reaksi kimia yang dapat berperan sebagai dasar untuk penetapan titrasi dikelompokkan dalam 4 jenis, yaitu titrasi asam-basa, redoks (reduksi oksidasi), pengendapan, dan pembentukan kompleks.
Dalam analisis titrasi, system konsentrasi yang digunakan adalah molaritas karena perhitungannya dalam analisis sangat sederhana dan paling sering digunakan dalam prosedur laboratorium.
Dalam metode titrasi asam-basa, larutan uji (larutan standar) di tambahkan sedikit demi sedikit (secara eksternal), biasanya dalam buret, dalam bentuk larutan yang konsentrasinya diketahui. Penambahan larutan standar ini diteruskan sampai telah di masukkan yang secara kimia setara dengan larutan yang diuji. Apabila telah mencapai kesetaraan maka dikatakan telah mencapai titik kesetaraan dari titrasi itu.
D. ALAT dan BAHAN
- Alat
1. Labu Erlenmeyer
2. Labu Ukur
3. Gelas Kimia
4. Corong
5. Biuret
- Bahan
1. Larutan HCl
2. Larutan NaOH
3. Larutan Penolftalein
E. CARA KERJA
1. Mengambil 10 mL HCl dan memasukkan ke dalam Labu Erlenmeyer dengan menggunakan Labu ukur.
2. Memasukkan 50 mL NaOH 0,1 M ke dalam Biuret dengan menggunakan gelas kimia melalui corong.
3. Menambahkan beberapa tetes indicator PP ke dalam larutan HCl yang di taruh dalam labu Erlenmeyer pada bagian 1.
4. Mentitrasi larutan HCl tersebut dan mencatat volume yang diperlukan sampai tejadi perubahan warna.
5. Menghitung konsentrasi HCl dengan menggunakan Konsep mol.
F. HASIL PENGAMATAN
NO
Kriteria
HCl
NaOH
Setelah Titrasi
1
Volume
10 mL
10 mL
20 mL
2
Molaritas
0,1 M
0,1 M
0,1 M
3
Warna
Bening
Bening
Merah Muda
G. ANALISA DATA dan PERHITUNGAN
1. Analisa Data
Volume HCl 10 ml dicampur dengan 10 tetes fenolftalein. Kemudian campuran dari larutan HCl dan fenolftalein dititrasi dengan larutan NaOH untuk menghasilkan warna merah muda. Dari 50 ml larutan NaOH hanya dibutuhkan 10 ml untuk dapat menghasilkan warna merah muda. Jadi, volume hasil titrasi berjumlah 20 ml.
Molaritas HCl 0,1 M dan molaritas NaOH 0,1 M,ternyata setelah dititrasi molaritasnya tetap. Warna larutan HCl bening dan larutan NaOH bening,setelah dititrasi warnanya menjadi merah muda.
2. Perhitungan
- nA.VA.MA = nB.VB.MB
1 . 10 . MA = 1 . 10 . 0,1
10MA = 1
MA = 0,1 M
- Mcamp = M1 . V1 + M2 . V2
V1 + V2
= 0,1 . 10 + 0,1 . 10
10 + 10
= 2
20
= 0,1 M
H. PEMBAHASAN
Volume HCl 10 ml dicampur dengan 10 tetes fenolftalein. Kemudian campuran dari larutan HCl dan fenolftalein dititrasi dengan larutan NaOH untuk menghasilkan warna merah muda. Dari 50 ml larutan NaOH hanya dibutuhkan 10 ml untuk dapat menghasilkan warna merah muda. Jadi, volume hasil titrasi berjumlah 20 ml.
Molaritas HCl 0,1 M dan molaritas NaOH 0,1 M,ternyata setelah dititrasi molaritasnya tetap. Warna larutan HCl bening dan larutan NaOH bening,setelah dititrasi warnanya menjadi merah muda.
Metode pengukuran konsentrasi larutan menggunakan metode titrasi (titrasi asam basa) yaitu suatu penambahan indicator warna pada larutan yang diuji, kemudian ditetesi dengan larutan yang merupakan kebalikan asam basanya. Jadi apabila larutan tersebut merupakan larutan asam maka harus diberikan basa sebagai larutan ujinya, begitupula sebaliknya.
Pemilihan metode ini dipakai karena merupakan metode yang sederhana dan sudah banyak digunakan dalam laboratorium maupun industry (riset dan pengembangan).
I. SIMPULAN
Molaritas HCl yang di peroleh pada titrasi tersebut adalah sama dengan Molaritas NaOH.
ontoh tembang macapat
Contoh tembang macapat
Contoh tembang macapat -Macapat adalah tembang atau puisi tradisional Jawa. Setiap bait macapat mempunyai baris kalimat yang disebut gatra, dan setiap gatra mempunyai sejumlah suku kata (guru wilangan) tertentu, dan berakhir pada bunyi sanjak akhir yang disebut guru lagu. Contoh tembang macapat dengan nama lain juga bisa ditemukan dalam kebudayaan Bali, Sasak, Madura, dan Sunda.
Selain itu Contoh tembang macapat juga pernah ditemukan di Palembang dan Banjarmasin. Biasanya macapat diartikan sebagai maca papat-papat (membaca empat-empat), yaitu maksudnya cara membaca terjalin tiap empat suku kata.
Contoh tembang macapat
1. Contoh tembang macapat Pocung
Basa ngelmu, mupangate lan panemu
Pasahe lan tapa
Yen satria tanah jawi
Kuna-kuna kang ginilut tri prakara
Lila lamun, kelangan noragegetun
Nrima yen kataman
Sak serik sameng dumadi
Tri legawa nalangsa srah ing bathara.
Bathara gung ing nguger jroning jejantung
Jenek hyang wisesa
Sana pasenedan suci
Nora kaya si mudha mudhar angkara.
2. Contoh tembang macapat Gambuh
Sekar gambuh ping catur
Kang cinatur polah kang kalantur
Tanpa tutur katula-tula katali
Kadaluarsa katutuh
Kapatuh pandadi awon
3. Contoh tembang macapat Dhandhanggula
Eling-eling pra kadang den eling
Uripa ing ndonya tan lama
Bebasan mung mampir ngombe
Cinecep nulya wangsul
Mring asale sangkane nguni
Begja kang wus panasangkan paranipun
Dedalankang den ambah
Mring rahayu lumampah
4. Contoh tembang macapat Sinom
Pangeran kang sipat murah
Njurungi kajating dasih
Ingkang temen tinemenan
Pan iku ujaring dalil
Nyatane ana ugi
Iya kiyageng ing Tarub
Wiwitane nenedha
Tan pedhot tumekeng siwi
Wayah buyut canggah warenge kang tempa
sumber
Contoh tembang macapat -Macapat adalah tembang atau puisi tradisional Jawa. Setiap bait macapat mempunyai baris kalimat yang disebut gatra, dan setiap gatra mempunyai sejumlah suku kata (guru wilangan) tertentu, dan berakhir pada bunyi sanjak akhir yang disebut guru lagu. Contoh tembang macapat dengan nama lain juga bisa ditemukan dalam kebudayaan Bali, Sasak, Madura, dan Sunda.
Selain itu Contoh tembang macapat juga pernah ditemukan di Palembang dan Banjarmasin. Biasanya macapat diartikan sebagai maca papat-papat (membaca empat-empat), yaitu maksudnya cara membaca terjalin tiap empat suku kata.
Contoh tembang macapat
1. Contoh tembang macapat Pocung
Basa ngelmu, mupangate lan panemu
Pasahe lan tapa
Yen satria tanah jawi
Kuna-kuna kang ginilut tri prakara
Lila lamun, kelangan noragegetun
Nrima yen kataman
Sak serik sameng dumadi
Tri legawa nalangsa srah ing bathara.
Bathara gung ing nguger jroning jejantung
Jenek hyang wisesa
Sana pasenedan suci
Nora kaya si mudha mudhar angkara.
2. Contoh tembang macapat Gambuh
Sekar gambuh ping catur
Kang cinatur polah kang kalantur
Tanpa tutur katula-tula katali
Kadaluarsa katutuh
Kapatuh pandadi awon
3. Contoh tembang macapat Dhandhanggula
Eling-eling pra kadang den eling
Uripa ing ndonya tan lama
Bebasan mung mampir ngombe
Cinecep nulya wangsul
Mring asale sangkane nguni
Begja kang wus panasangkan paranipun
Dedalankang den ambah
Mring rahayu lumampah
4. Contoh tembang macapat Sinom
Pangeran kang sipat murah
Njurungi kajating dasih
Ingkang temen tinemenan
Pan iku ujaring dalil
Nyatane ana ugi
Iya kiyageng ing Tarub
Wiwitane nenedha
Tan pedhot tumekeng siwi
Wayah buyut canggah warenge kang tempa
sumber
Laporan biologi sel tumbuhan
PENGAMATAN
PADA SEL TUMBUHAN
1.
Tujuan
Mengamati struktur umum
sel tumbuhan.
2.
Dasar Teori
Semua
makhluk hidup dibangun oleh sel yang merupakan unit dasar fisiologis dan
morfologis makhuk hidup baik tumbuhan maupun hewan. Kata “sel” pertama kali
ditemukan oleh Robert Hooke tahun 1655 ketika mengamati irisan tipis jaringan
gabus menggunakan mikroskop sederhana. Ia melihat irisan tipis tersebut seperti
sarang laba-laba. Bentuk yang sama ditemukan juga pada jaringan tumbuhan yang
lain yang terlihat seperti ruang-ruang kecil. Kmudian ia beri nama cellula yang berarti ruang kecil. Robert
Hooke hanya mengamati dinding selnya saja namun tidak mengamati inti selnya.
Berikut perkembangan teori sel yang dikemukakan oleh
para ahli :
1. Mirabel
Tahun 1808 melaporkan bahwa tumbuhan terdiri dari
jaringan yang terdiri dari sel.
2. Lamarck
Tahun 1809 mengatakan bahwa pada organism hidup sel
mempunyai fungsi penting tertentu.
3. R.J.H
Dutrochet
Tahun 1824 memperlihatkan bahwa hewan dan tumbuhan
terdiri dari sel-sel dan sel-sel tersebut bersatu dengan kekuatan adhesi.
4. Turpin
Tahun 1826 melaporkan terjadinya pembelahan sel.
5. H.
Von Mohl
Tahun 1831 menerangkan pembelahan sel.
6. M.J
Schleiden
Tahun 1838 menerangkan adanya nukleous dan
mengusulkan teori sel bersama T. Schwann.
7. T.
Schwann
Tahun 1839 mempergunakan teori sel untuk hewan.
8. Rudolf
Virchow
Tahun 1855 menyatakan bahwa semua sel berasal dari
sel lain atau Omnis-cellula-e-celula.
Teori sel berasal dari M.J
Schleiden dan Schwann dari bangsa Jerman. Schwann percaya bahwa pembentukan sel
sama seperti pembentukan Kristal.
Struktur Sel
Ada dua macam tipe sel utama yaitu
prokariotik dan eukariotik.
1. Prokariotik
Berasal dari kata Pro = primitive, karyon = inti.
Sel masih sederhana/ primitive, inti sel tidak dapat dilihat di bawah mikroskop
meskipun telah diberi pewarnaan. Hal ini dikarenakan zat inti belum mempunyai
pembungkus selaput inti. Sel prokariotik terdiri dari materi inti (DNA,RNA, dan
protein inti), sitoplasma (tidak terdapat organel-organel sel seperti badan
golgi dsb), dan dibungkus oleh selaput sel
pada bagian luarnya. Contoh yaitu ganging hijau biri dan alga
hijau-biru.
2. Eukariotik
Berasal dari kata Eu= baik dan karyon =
inti. Sel eukariotik sudah mempunyai inti yang jelas. Inti sel dibangun oleh
selaput inti (membrane inti). Sudah dapat dilihat di bawah mikroskop. Pada
sitoplasma terdapat organel-organel seperti badan golgi dsb. Contoh yaitu sel
hewan dan sel tumbuhan.
Gambar
sel tumbuhan
3.
Alat
dan Bahan
1. Kaca
objek dan kaca penutup 6.
Daun bawang
2. Mikroskop 7.
Daun Rhoe discolor
3. Pisau
atau cutter 8.
Bawang merah
4. Pinset 9.
Gabus (batang ubi kayu)
5. Bawang
merah 10.
Daun mangga
4.
Langkah kerja
1. Kupas
selaput tipis pada daun bawang, daun Rhoe discolor ungu dan hijau, selaput pada
bawang merah, bawang putih, daun mangga dan pada gabus.
2. Setelah
selaput/ sayatan tipis itu jadi letakkan di atas kaca objek lalu tutuplah
dengan kaca penutup. Lakukan hal yang sama secara bergantian.
3. Amati
objek di bawah mikroskop. Aturlah cahaya pada mikroskop agar pengamatan dapat
dilakukan dengan baik.
4. Gambarlah
hasil pengamatan.
5.
Data Pengamatan
No.
|
Nama
|
Gambar
|
Gambar
percobaan
|
1.
|
Bawang putih melintang
|
||
2.
|
Bawang putih membujur
|
||
3.
|
Bawang merah
|
||
4.
|
Discolor ungu
|
||
5.
|
Daun Rhoe discolor hijau
|
||
6.
|
Gabus
|
|
|
7.
|
Daun bawang
|
|
|
8.
|
Daun mangga
|
|
6.
Kesimpulan
Berdasarkan
hasil pengamatan terhadap beberapa sel tumbuhan dapat ditarik kesimpulan bahwa
sel pada tumbuhan yang terlihat sesuai dengan penelitian Robert Hooke yaitu
seperti jaringan/ sarang laba-laba/ seperti rongga-rongga kecil.http://yukbelajarnulis.blogspot.com/2012/04/pengamatanpada-sel-tumbuhan-1.html#!/2012/04/pengamatanpada-sel-tumbuhan-1.html
Tips Cara Nembak Cewe Paling Ampuh
Tips Cara Nembak Cewe Paling Ampuh Terbaru. Untuk anda
yang sedang pingin nembak cewe dambaan hati anda barangkali dengan
panduan yang akan saya berikan anda dapat di terima. umumnya yang senang
nembak itu cowo, buat cowo jentel atau playboy nembak cewe tuh perkara
mudah tetapi seandainya buat cowok pemalu nah apa maukata, ketemu saja
gemetaran terlebih nembak, janganlah khuatir barangkali panduan yang
akan saya kasih akan menolong anda. Jangan ragu dalam menembak cewe, percaya diri dan siap itu adalah modal utamanya, tanpa panjang lebar langsung saja Tips Cara Nembak Cewe Paling Ampuh versi Newscoo :
![]() |
| Tips Cara Nembak Cewe Paling Ampuh |
1. Persiapkan Diri dan Mental Anda (Percaya Diri)
Anda harus mempersiapkan mental anda supaya anda bisa menerima jawaban dari si dia, baik itu jawaban iya atau tidak.
2. Kirim Dia Kata Kata
Anda harus pandai merangkai kata kata romantis, karena biasanya cewek suka pada orang romantis, jadikanlah kata kata romantis tadi sebagai pengungkapan rasa sayang atau cinta anda.
3. Berikan Dia Hadiah atau barang
Anda bisa membelikan dia barang seperti bunga, boneka atau apapunlah yang penting dia sangat menyukainya, jadikanlah barang tersebut sebagai ungkapan rasa sayang anda, contoh katanya nih "beb bunga mawar ini begitu indah, namun alangkah indahnya bunga mawar ini di terima oleh kamu seperti kamu menerima cintaku.
4. Tempat Romantis
Anda bisa mencari tempat romantis ya semacam restoran ataupun pantai, kan cocok tuh buat ngungkapin perasaan anda di tempat-tempat romantis sambil di iringi lagu dan kata kata romantis. usahakan tempat untuk menembak si dia di tempat paling romantis dan tenang.
5. Berdoa
Jangan lupa, sebelum kamu nembak cewe harus beerdoa dulu, kalau perlu minta doa pada ibu anda. banyak orang bilang doa seorang ibu itu ampuh karena doa ibu selalu di ridhoi tuhan. heheh..
Demikian Tips Cara Nembak Cewe Paling Ampuh, Semoga cara diatas berhasil buat kamu yang lagi nembak cewe! kalo kamu kehabisan kata kata buat nembak si doi cobalah kata kata cinta paling romantis ini
Tips Jitu Cara Nembak Cewek – Cara jitu nembak cewek, atua bisa di bilang cara paling jitu nembak perempuan. Cara jitu nembak cewek ini dapat kalian pelajari bagaimana cara paling jitu nembak wanita. Inilah cara ampuh nembak cewek.
Cara paling jitu nembak cewek atau tips ampuh nembak wanita.
Bagaimana sobat apa kalian sudah ada pasangan untuk menjalani hidup
kalian, jika kalian belum punya pacar tenang aja sobat dan tidak usah
bingung. Kali ini Inilah Dunia Cinta akan berbagi Tips Jitu Cara Nembak Cewek atau bisa di bilang Cara Paling Ampuh Meluluhkan Hati Wanita. Oke sobat Inilah Dunia Cinta tidak akan panjang lebar lagi untuk membahas Tips Ampuh Menembak Cewek. Berikut ini adalah 7 Cara Ampuh Nembak Cewek, pelajari dan simak lah cara nembak cewek di bawah ini.
Cara Jitu Nembak Cewek : Cara Alami
Sesuatu
yang natural dan alamiah biasanya berhasil loh, si cewek penyuka
binatang, tumbuh-tumbuhan atau semua yang berbau alam, gampang
banget...buat kata-kata cinta dengan kartu atau poster yang semuanya
terbuat dari bahan daur ulang. Satu lagi, tembak dia di kebun binatang.
Hehe. Alamiah banget dan pasti berkesan buat dia
Cara Jitu Nembak Cewek : Cara Gladiator
Maksudnya
bukan ngajakin dia duel di Colosseum kaya di film Gladiator yah, tapi
kalau cewek yang lo incer penyuka olahraga kaya basket, karate atau lari
marathon. kasih kejutan dengan nembak dia di depan penonton yang ada di
stadion tempat berlangsungnya pertandingan. Cewek mana yang nggak luluh
hatinya..hehe
Cara Jitu Nembak Cewek : Cara Bule
Cara
impor ini cocok untuk cewek yang suka jadi pusat perhatian, buat pesta
kejutan undang semua teman-temannya, kalau perlu keluarganya. Trus lo
tembak deh, usahain rayuan lo berisi kata-kata dahsyat dan yang memuji
dirinya. Pasti dia akan menerima lo jadi pacarnya.
Cara Jitu Nembak Cewek : Cara Millenium
Kecanggihan
teknologi kudu dimanfaatkan nih, era digital, internet dan social
networking harus bisa jadi media untuk nembak cewek pujaan, bikin video
penembakan durasi sekitar 5 menit, trus lo kirim ke emailnya, kasih link
video tersebut di akun jejaring sosialnya plus Youtube, mudah-mudahan
dia akan tersentuh dengan cara ini.
Cara Jitu Nembak Cewek : Cara Angkatan Udara
Ini
maksudnya lewat gelombang udara atau On-Air. Hehe. Jika hobi cewek yang
lo suka ini dengerin radio, cari tau aja stasiun atau channel radio
yang dia suka, terus bikin kejutan dengan nembak dia di radio. Dengan
sms on air di radio. Tapi kalo lo berani langsung aja tembak dia
ditelepon.
Cara Jitu Nembak Cewek : Cara Ramboo
Cewek
yang lo incer hobi berpetualang di hutan liar, atau anggota klub
pendaki gunung. Nah lo butuh sedikit perjuangan untuk dapetin dia,
lakukan penembakan saat dia camping atau saat daki gunung, acara
penembakan juga bisa dilakukan saat malam keakraban didepan api unggun.
Sedaaaapppp..!! hahaha.
Cara Jitu Nembak Cewek : Cara Tradisional
Sering
disebut gaya konvensional Romeo and Juliet, tapi menurut beberapa
cowok, cara kuno ini masih cukup berhasil loh buat ngegaet hati cewek,
“Kasih cincin, plus rayuan maut loh sambil berlutut di depan cewek
tersebut”, kalau cewek yang lo tembak penyuka roman picisan, pasti cara
ini berhasil deh.
Itulah tips nembak cewek paling jitu yang Inilah Dunia Cinta ketahui. Semoga tips jitu nembak cewek
di atas dapat bermanfaat buat kalian yang sedang ngejomblo. Hari gini
masih ngejomblo cape dech, tapi ingat jomblo itu bukannya tidak laku ya,
hanya saja belum ada yang pas di hati kalian semua.
http://inilahduniacinta.blogspot.com/2012/02/7-tips-paling-jitu-cara-nembak-cewek.html
DETERMINASI TEKNOLOGI
Sains dan teknologi adalah sebuah bentuk ‘pembentangan kemungkinan dunia’ (possible world) atau sebuah ‘perluasan medan pengalaman’ (field of experience). Melalui sains dan teknologi ‘dibentangkan’ sebuah dunia yang belum pernah ada, belum terbayangkan atau belum terimajinasikan sebelumnya. Akan tetapi, pembentangan sains dan teknologi adalah pembentangan penuh ambiguitas. Di satu pihak, sains dan teknologi membentangkan semacam horizon pengharapan (horizon of expectation): pengembaraan tak bertepi, pengetahuan tanpa batas, pengalaman tanpa pembatas. Di pihak lain, ia menciptakan pula ‘ketakterlukisan yang enigmatik’, ‘kecemasan yang tanpa akhir’ (anxiety), ‘rasa ketakamanan ontologis’ (ontological insecurity), ‘keterserapan dan kecanduan’, serta ‘ketakpastian identitas dan subyektivitas’.
Ada tiga kecenderungan utama pemikiran tentang sains dan teknologi dalam perannya membangun sebuah ‘rumah’ (oikos) atau ‘tempat’ (topos) bagi masyarakat manusia, yaitu: 1) utopianisme (utopianism) sebagai pandangan optimis tentang peran positif sains dan teknologi, 2) distopianisme (dystopianism), sebagai pandangan pesimis tentang sains dan teknologi, dan 3) ‘hiper-topianisme’ (hypertopianism), sebagai pandangan ‘fatalis’ tentang sains dan teknologi.
Pertama, ‘utopianisme’, sebagai sebuah kecenderungan pemikiran tentang sebuah ‘masyarakat tanpa cela’ (perfect society) di masa depan dan peran sentral sains dan teknologi dalam membangunnya. ‘Utopia’ dalam bahasa Yunani berarti ‘tak-bertempat’. Thomas More menggunakan istilah ‘utopia’ untuk menggambarkan sebuah masyarakat imajiner yang berada di sebuah tempat yang jauh, sebagai model kehidupan masyarakat masa depan yang demokratis dan tanpa kelas, dengan orang-orang yang bijak. ‘Utopia’ menjadi sebuah istilah generik untuk melukiskan segala bentuk cerita atau narasi yang menceritakan sebuah komunitas di masa depan di mana segala sesuatu berlangsung indah, menyenangkan dan tanpa cela. [i] Marshal McLuhan, misalnya, secara optimis melihat teknologi sebagai sebuah utopia ‘perpanjangan manusia’ di masa depan. [ii] Pandangan optimistik semacam ini diperlihatkan pula oleh berbagai pemikir, seperti Francis Bacon, New Atlantis (1624), Herman Kahn, The Next 200 Years (1976)
Para pemikir cyberspace, seperti John Perry Barlow, Jaron Lanier, Mark Pesce dan Timothy Leary, mengembangkan pandangan utopianisme yang lebih ekstrim, yaitu sebuah keyakinan, bahwa segala keterbatasan, hambatan dan kekurangan manusia (fisik, psikis, spiritual) dapat diatasi melalui kekuatan sains dan teknologi, khususnya teknologi realitas virtual (virtual reality), yang dapat menawarkan sebuah ‘dunia baru’, yang sepenuhnya dibangun secara artifisial (artificial reality)-inilah pandangan tekno-romantisisme (techno-romantism). Kemajuan sains dan teknologi mutakhir: teknologi informasi, rekayasa molekul, bioteknologi, nanoteknologi, dan pemrograman kuantum-digital dapat menciptakan di masa depan ‘manusia baru’ dan ‘realitas baru’, yang dibentuk oleh tubuh baru yang bersifat artifisial (artifisial body), yaitu tubuh-tubuh virtual.
http://edukasi.kompasiana.com/2012/11/06/tugas-2-mk-perkembangan-teknologi-komunikasi-506320.html
Kata determinasi berasal dari bahasa inggris “determination“. Kamus Oxford medefinisikan kata ini sebagai “Quality that makes you continue trying to do something even when this difficult to do“.
Sebuah kualitas yang membuat seseorang secara terus menerus mencoba
melakukan sesuatu bahkan ketika hal tersebut adalah hal yang sulit. Dari
pengertian tersebut dapat dilihat kunci dari determinasi adalah
“continue trying” atau terus mencoba. dalam hal ilni konsep ini telah
mematahkan yang namanya putus asa. seseorang yang memiliki determinasi
tinggi tidak akan mudah putus asa.
Determinasi
teknologi, keberadaan media komunikasi massa dilihat sebagai fenomena
yang dibentuk oleh perkembangan masyarakat. Teknologi mengubah
konfigurasi masyarakat, mulai dari masyarakat agraris, industrial sampai
ke masyarakat informasi. Dalam perubahan tersebut teknologi komunikasi
berkembang sebagai upaya manusia untuk mengisi pola-pola hubungan dalam
setiap konfigurasi baru. Perkembangan teknologi yang mempengaruhi
kegiatan komunikasi, pertaliannya dapat dilihat pada dua tingkat,
pertama secara struktural, yaitu faktor teknologi yang mengubah struktur
masyarakat, untuk kemudian membawa implikasi dalam perubahan struktur
moda komunikasi. Kedua, perubahan moda komunikasi secara kultural
membawa implikasi pula pada perubahan cara-cara pemanfaatan informasi
dalam masyarakat. Dengan begitu determinasi teknologi dalam konteks
komunikasi dapat dilihat dalam urutan berpikir: dari perubahan struktur
masyarakat, struktur moda komunikasi dalam masyarakat, dan cara
pemanfaatan informasi.
Selain
itu ada pula pandangan dengan urutan sebaliknya: dari pemanfaatan
informasi, membawa perubahan masyarakat, dan untuk kemudian mempengaruhi
perkembangan teknologi. Pandangan ini menempatkan media massa dapat
membentuk masyarakat melalui realitas psikhis dan realitas empiris
sehingga terdapat daya kreatif person maupun kolektifitas. Dengan
kapabilitas dan daya kreatif secara personal atau kolektif dapat
melahirkan (invention) dan memperkembangkan (innovation) teknologi dalam masyarakat.
· Teori Determinisme
Seorang
tokoh media massa yaitu Marshall McLuhan berpendapat bahwa Media adalah
era massa. Maksudnya adalah bahwa saat ini kita hidup di era yang unik
dalam sejarah peradaban manusia, yaitu era media massa. McLuhan membagi
perkembangan teknologi dalam evolusi teknologi yang dicocokkan dengan
sejarah perkembangan manusia.
- The Tribal Age. Menurut McLuhan, pada era purba atau era suku zaman dahulu, manusia hanya mengandalkan indera pendengaran dalam berkomunikasi. Komunikasi pada era itu hanya mendasarkan diri pada narasi, cerita, dongeng tuturan, dan sejenisnya. Jadi, telinga adalah ³raja´ ketika itu, ³hearing is believing´, dan kemampuan visual manusia belum banyak diandalkan dalam komunikasi. Era primitif ini kemudian tergusur dengan ditemukannya alfabet atau huruf.
- The Age of Literacy. Semenjak ditemukannya alfabet atau huruf, maka cara manusia berkomunikasi banyak berubah. Indera penglihatan kemudian menjadi dominan di era ini, mengalahkan indera pendengaran. Manusia berkomunikasi tidak lagi mengandalkan tuturan, tapi lebih kepada tulisan.
- The Print Age. Sejak ditemukannya mesin cetak menjadikan alfabet semakin menyebarluas ke penjuru dunia. Kekuatan kata-kata melalui mesin cetak tersebut semakin merajalela. Kehadiran mesin cetak, dan kemudian media cetak, menjadikan manusia lebih bebas lagi untuk berkomunikasi.
- The Electronic Age. Era ini juga menandai ditemukannya berbagai macam alat atau teknologi komunikasi. Telegram, telpon, radio, film, televisi, VCR, fax, komputer, dan internet. Manusia kemudian menjadi hidup di dalam apa yang disebut sebagai
global
village´. Media massa pada era ini mampu membawa manusia mampu untuk
bersentuhan dengan manusia yang lainnya, kapan saja, di mana saja,
seketika itu juga.
(Griffin, Emory A., A First Look at Communication Theory, 5th edition, New York: McGraw-Hill, 2003, page 341²354 )
Pada
dasarnya determinisme teknologi yang diungkapkan oleh McLuhan adalah
penemuan atau perkembangan teknologi komunikasi itulah yang sebenarnya
yang mengubah kebudayaan manusia. Bisa dilihat bahwa setiap gerak dari
manusia akan selau bersinggunagn dengan apa yang dinamakan media massa,
maka evolusi media dan perubahan kebudayaan tidak akan bisa dibendung.
Utopia Teknologi
Sains dan teknologi adalah sebuah bentuk ‘pembentangan kemungkinan dunia’ (possible world) atau sebuah ‘perluasan medan pengalaman’ (field of experience). Melalui sains dan teknologi ‘dibentangkan’ sebuah dunia yang belum pernah ada, belum terbayangkan atau belum terimajinasikan sebelumnya. Akan tetapi, pembentangan sains dan teknologi adalah pembentangan penuh ambiguitas. Di satu pihak, sains dan teknologi membentangkan semacam horizon pengharapan (horizon of expectation): pengembaraan tak bertepi, pengetahuan tanpa batas, pengalaman tanpa pembatas. Di pihak lain, ia menciptakan pula ‘ketakterlukisan yang enigmatik’, ‘kecemasan yang tanpa akhir’ (anxiety), ‘rasa ketakamanan ontologis’ (ontological insecurity), ‘keterserapan dan kecanduan’, serta ‘ketakpastian identitas dan subyektivitas’.
Pertama, ‘utopianisme’, sebagai sebuah kecenderungan pemikiran tentang sebuah ‘masyarakat tanpa cela’ (perfect society) di masa depan dan peran sentral sains dan teknologi dalam membangunnya. ‘Utopia’ dalam bahasa Yunani berarti ‘tak-bertempat’. Thomas More menggunakan istilah ‘utopia’ untuk menggambarkan sebuah masyarakat imajiner yang berada di sebuah tempat yang jauh, sebagai model kehidupan masyarakat masa depan yang demokratis dan tanpa kelas, dengan orang-orang yang bijak. ‘Utopia’ menjadi sebuah istilah generik untuk melukiskan segala bentuk cerita atau narasi yang menceritakan sebuah komunitas di masa depan di mana segala sesuatu berlangsung indah, menyenangkan dan tanpa cela. [i] Marshal McLuhan, misalnya, secara optimis melihat teknologi sebagai sebuah utopia ‘perpanjangan manusia’ di masa depan. [ii] Pandangan optimistik semacam ini diperlihatkan pula oleh berbagai pemikir, seperti Francis Bacon, New Atlantis (1624), Herman Kahn, The Next 200 Years (1976)
Para pemikir cyberspace, seperti John Perry Barlow, Jaron Lanier, Mark Pesce dan Timothy Leary, mengembangkan pandangan utopianisme yang lebih ekstrim, yaitu sebuah keyakinan, bahwa segala keterbatasan, hambatan dan kekurangan manusia (fisik, psikis, spiritual) dapat diatasi melalui kekuatan sains dan teknologi, khususnya teknologi realitas virtual (virtual reality), yang dapat menawarkan sebuah ‘dunia baru’, yang sepenuhnya dibangun secara artifisial (artificial reality)-inilah pandangan tekno-romantisisme (techno-romantism). Kemajuan sains dan teknologi mutakhir: teknologi informasi, rekayasa molekul, bioteknologi, nanoteknologi, dan pemrograman kuantum-digital dapat menciptakan di masa depan ‘manusia baru’ dan ‘realitas baru’, yang dibentuk oleh tubuh baru yang bersifat artifisial (artifisial body), yaitu tubuh-tubuh virtual.
Ø Kebudayaan dan ‘Takdir’ Manusia
Kecenderungan perkembangan kebudayaan masa depan akan masih ditentukan oleh ‘determinasi teknologi’ (technological determinism),
bila tidak ada perubahan radikal dalam kebijakan ekonomi, sains dan
teknologi sekarang ini. Meskipun teknologi dibangun di atas sebuah
‘fondasi budaya’ atau ‘pandangan dunia’, akan tetapi, produk sains dan
teknologi itu dapat secara fundamental berbalik merubah fondasi budaya,
narasi kehidupan dan pandangan dunia itu sendiri. ‘Narasi teknologi’(technological narrative),
yaitu sebuah ‘cerita’, ‘ideal-ideal’ dan ‘angan-angan dunia’ yang
dibangun melalui kekuatan sains dan teknologi, mampu merubah nilai,
norma, prinsip etika, filsafat, dan mentalitas manusianya.
Dalam skema ‘determinasi teknologi’ itulah kita layak berbicara tentang ‘takdir manusia’ (human fate) di dalam kebudayaan masa depan, yang sangat ditentukan oleh arah perkembangan teknologi sendiri. Teknologi itu ‘merayu’ (seduce) atau ‘memanggil’ (intepellate)
manusia untuk masuk ke dalam ‘alam’nya, dengan meyakinkan manusia
tentang ‘kebenaran’nya, yang menjadikan orang ‘terbenam’ di dalam lautan
kesenangannya, sehingga terjebak dalam ‘kecanduan’ dan tak mau
melepaskan diri darinya. Dan akhirnya teknologi menjadikan orang
memroduksi keinginan dan kesenangan baru, yang tidak diperoleh
sebelumnya. Inilah ‘takdir’ manusia di hadapan teknologi.
Meskipun ada pandangan ‘optimistik-utopia’ tentang masa depan manusia,
ada pula pandangan ‘pesimistik-dystopia’ tentang ‘takdir manusia’ dalam
hegemoni teknologi. Bila pemikir optimistik melihat teknologi masa depan
sebagai bentuk ‘pembebasan’ manusia dari segala bentuk keterbatasan,
kekurangan, dan hambatan, sehingga mampu menjadi ‘Manusia Super’; para
pemikir pesimistik melihat perkembangan teknologi masa depan akan
semakin menghancurkan kebudayaan, yang di dalamnya di mana manusia
justeru kehilangan sifat ‘kemanusiaan’nya, di bawah kuasa teknologi.
Teknologi,
berdasarkan pandangan Heidegger, ‘membingkai’ manusia dalam satu model
‘eksistensi’ dan terperangkap di dalamnya. Orang tidak bisa melepaskan
diri dari ‘bingkai teknologis’: televisi, handphone, komputer, mobil,
kulkas, mesin cuci, kompor gas. Teknologi membingkai sebuah bentuk
eksistensi, dan tidak memberi tempat bagi bentuk eksistensi yang lain.
Determinasi teknologi atas kebudayaan merupakan wujud ‘nihilisme’, yaitu
penyerahan bulat-bulat eksistensi ke dalam kekuasaan teknologi, sebagai
pelayan setianya: pelayan setia abad informasi, televisi, telepon
genggam, cyberspace, perang, mobil, mesin cuci, AC. Ketimbang
menjadi ‘tuan’ dari teknologi, kini manusia menjadi ‘bahan baku’ dari
produknya, yaitu pada eksistensi manusia sebagai makhluk konsumer (homo consumatoris).
Teknologi meredefinisi pemahaman kita tentang ruang dan waktu.
Teknologi itu adalah sebuah cara ‘mendekatkan’, tetapi sekaligus
‘menjauhkan’; sebuah cara menjadikan ‘akrab’, tetapi sekaligus ‘asing’;
sebuah pembukaan dunia kemungkinan, tetapi sekaligus penyelubungannya;
sebuah bentuk pendefinisi eksitensi, tetapi sekaligus sebuah ‘pelarian’;
sebuah cara penciptaan rasa perlindungan dan keamanan ontologis, tetapi
sekaligus ketak-amanan ontologis; sebuah cara pembebasan,
tetapi sekaligus pembelengguan; sebuah gerakan maju ke depan secara
eksponensial, tetapi sekaligus gerakan mundur ke belakang secara
repetitif; sebuah pembukaan horizon pengharapan, tetapi sekaligus
‘horizon kecemasan’ (polusi, radiasi, ekses, virus) .
Di dalam bingkai kuasa teknologi, manusia sebagai subyek tak lebih dari ‘efek kontingensi’ (contingen effects)
teknologi, bukan penentunya. Subyek memang berjuang dalam pencarian
eksistensi melalui teknologi, tetapi hanya menemukan sifat ‘kesekejapan’
(ephemerality). Foucault melihat, bahwa teknologi sebagai
wacana, seperti televisi atau internet, adalah dunia yang dapat dimasuki
oleh manusia, yang di dalamnya telah ada relasi kekuasaan tertentu;
yang di dalamnya bahasa mereproduksi dirinya sendiri melalui ‘kedaulatan
wacana’ (sovereignty of discourse), yang di dalamnya subyek
manusia tidak mempunyai kekuasaan terhadap dunia wacana itu. Manusia,
di sini bukan pencipta wacana teknologi, tetapi sebagai ‘efek wacana’
semata, yang terserap ke dalam discourse yang telah tersedia
baginya. Manusia, misalnya, tidak serta merta bisa merubah ‘struktur
wacana internet’. Adalah wacana yang dibangun teknologi itu (internet,
televisi, video, handpone) yang mempunyai kekuatan deterministik
terhadap manusia, bukan sebaliknya. ‘Manusia’ mengalami takdir “kematian
subyektivitas” di dalam formasi wacana bentukan teknologi, meskipun di
permukaan ia tampak sebagai ‘manusia bebas’ .
Di dalam kebudayaan yang dideterminasi teknologi, teknologi menjadi sebuah bentuk ‘seduksi’ (seduction),
yaitu skema bujuk rayu dalam dunia artifisialitas bentukannya, yang di
dalamnya manusia menjadi ‘sang tergoda’. Konsep McLuhan ‘media adalah
pesan’ (medium is the message), menjelaskan teknologi sebagai
sebuah ‘pesan’. Pesan teknologi adalah segala perubahan struktur,
kebiasaan, cara, dan relasi pada manusia akibat penggunaannya. Manusia
terserap ke dalam logika teknologi, ke dalam irama pergantian bentuk,
gaya dan citranya. Di hadapan ‘kuasa teknologi’, manusia menjadi subyek
yang ‘rapuh’, ‘rentan’ dan ‘tak berdaya’ atas segala rayuannya. Manusia
sebagai subyek harus menyesuaikan dirinya dengan obyek teknologi, bukan
teknologi yang menyesuaikan diri terhadapnya. Yang kemudian tercipta
adalah sebuah paradoks, di mana kedaulatan subyek tidak dapat lagi
dipertahankan di hadapan ‘kedaulatan teknologi’. Subyek manusia lenyap
di dalam horizon teknologi.
http://edukasi.kompasiana.com/2012/11/06/tugas-2-mk-perkembangan-teknologi-komunikasi-506320.html
Pada tataran psikis, di dalam kebudayaan yang dideterminasi teknologi,
manusia menjadi subyek yang mengidentifikasikan dirinya ke dalam
‘tataran simbolik’ (symbolic order) bentukan teknologi, tanpa kuasa merubahnya. Subyek sangat menggantungkan definisi tentang dirinya (self) dan eksistensinya pada keberadaan sang lain (the other) di
dalam sebuah relasi psiko-sosial yang kompleks yang diperantarai oleh
teknologi, yang melaluinya ia mengidentifikasi dirinya, melalui sebuah
mekanisme efek cermin (mirror effect). Aneka teknologi (televisi, video, filem, internet) menjadi medium bagi ‘identifikasi palsu’ ini, yang disebut ‘suture’.
Teknologi menjadi sebuah mekanisme, yang melaluinya subyek dan
subyektivitas dibangun, melalui relasi kepenontonan. Teknologi menjadi
tempat bagi proses konstruksi subyektivitas palsu, yang mengarahkan
subyek pada sebuah konsep diri, yang sesungguhnya adalah diri ‘sang
lain’, akan tetapi diterima secara salah sebagai sebuah kebenaran
tentang diri (misrecognition).






















